Saat orangtua memutuskan untuk menikah lagi di usia senja, mungkin ini alasan mereka

Perlukah Anda menghalangi orangtua Anda meraih kebahagiaannya kembali?
  • Sebagai seorang anak, Anda mencintai orangtua Anda dan menginginkan segalanya untuk kebahagiaan mereka. Jika ada saatnya orangtua Anda ingin menikah lagi, biarkan beliau melakukannya. Mungkin Anda merasa apakah tidak salah membiarkan mereka menikah di usia senja? Bagaimana jika mereka tidak bahagia nantinya? Bagaimana jika keuangan mereka terongrong gara-gara menikah lagi? Pikiran-pikiran negatif seperti itu mau tidak mau muncul di benak Anda.

  • Berikan kebebasan

  • Biarkan orangtua Anda memutuskan apa yang terbaik baginya. Jika menikah lagi menurut pendapat beliau adalah keputusan yang paling tepat, janganlah melarangnya. Beliau sudah banyak makan asam garam, pasti ketika membuat keputusan beliau juga sudah berpikir masak-masak.

  • Mungkin beliau kesepian

  • Memang Anda mengunjunginya secara teratur, namun di malam hari beliau tentu merasa kesepian. Bila ada yang mendampinginya beliau akan merasa lebih nyaman. Ada teman untuk bercakap-cakap dan bila perlu dapat diminta bantuannya untuk mengambilkan sesuatu atau memijit kakinya.

  • Jangan bersikap negatif

  • Janganlah berpikiran yang bukan-bukan tentang calon pasangan baru orangtua Anda. Orangtua Anda juga bukan anak muda lagi yang memilih teman hidup secara serampangan. Belum tentu orangtua Anda yang akan meninggal lebih dulu. Serahkanlah semua itu kepada Yang Maha Kuasa.

  • Jangan hanya memikirkan kebahagiaan sendiri

  • Anda mungkin takut bila orangtua Anda menikah lagi, warisannya tidak akan jatuh ke tangan Anda. Ini adalah pikiran yang egois, hanya mementingkan keperluan Anda. Coba mampukah Anda mengurus orangtua Anda 24 jam sehari tujuh hari seminggu? Ketika ada orang yang bersedia melakukan semua itu untuk beliau, Anda menolaknya?

  • Menguatirkan usia

  • Berapa pun usia orangtua Anda tidak ada salahnya bila beliau ingin menikah lagi. Sudah sepantasnya beliau mencari orang yang lebih muda supaya dapat membantunya di saat beliau merasa sakit atau capai. Bila dia menikah dengan orang sebaya mungkin beliau merasa tidak sanggup mengurusnya.

  • Penulis pernah mengenal seorang kakek-kakek di gereja yang menikah lagi pada usianya yang sudah lewat dari 90. Dia bahkan menceraikan istrinya yang hampir sebaya. Padahal pada saat thanksgiving si istri memberi kesaksian bahwa si kakek sempat mati suri. Eh, kami terkejut menjelang Natal si kakek membawa istri barunya yang berusia setengah dari umurnya. Walau si kakek kaya, anak-anaknya tidak mempersoalkan bagaimana bila nenek baru ini cuma menginginkan ijin tinggal di AS dan harta si kakek. Lima tahun sesudah pernikahan itu si kakek meninggal. Sebelum meninggal dia mengucapkan terima kasih berkali-kali kepada wanita yang bersedia mendampinginya sampai akhir hayatnya. Istrinya memang mendapat separuh dari harga rumah yang mereka tinggali dan beberapa harta lainnya. Anak-anaknya tidak marah karena itu sesuai dengan hukum yang ada.

  • Advertisement
  • Ada lagi seorang kawan penulis yang ayahnya menikah di usia 90-an juga. Tetapi ternyata timbul ketidakcocokan dalam kepribadian mereka dan akhirnya mereka bercerai. Tidak ada yang menyalahkan orangtua ini dan semua anaknya mengikuti saja kehendak orangtuanya. Mereka juga tidak merasa dirugikan karena segalanya sudah diatur menurut hukum yang ada. Orangtua mereka juga bukan orang kaya yang perlu dikuatirkan hartanya. Ketika kedua lansia bercerai, tidak ada pembagian harta ataupun tuntutan. Karena itu bila orangtua Anda ingin menikah lagi, dukunglah saja dan jangan biarkan siapa pun melarangnya. Bantulah saja dalam hal persiapan, mengenal hukum-hukum yang dapat melindungi orangtua Anda dan mendukung kebahagiaannya.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Saat orangtua memutuskan untuk menikah lagi di usia senja, mungkin ini alasan mereka

Perlukah Anda menghalangi orangtua Anda meraih kebahagiaannya kembali?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr