10 dampak beracun dari pornografi

Beberapa beralasan, mengonsumsi pornografi dilakukan sebagai rekreasi dalam hubungan. Namun tahukah Anda, bukan masalah benar atau salah, pornografi adalah racun dalam hubungan Anda.
  • Bahaya pornografi bukan masalah salah atau benar, namun dampaknya terhadap pemakainya dan dampaknya terhadap orang-orang tercinta. Mengonsumsi pornografi memiliki dampak yang serius dan sisi negatif bagi mereka yang kecanduan. Bila seseorang menonton pornografi, mereka menciptakan ikatan intim dengan dunia yang palsu, dan dapat kehilangan kemampuan untuk membina ikatan dengan orang-orang yang nyata. Beberapa dampak sampingan pornografi mencakup:

  • 1. Menciptakan ikatan emosi dengan dunia buatan

  • Semua orang memiliki kebutuhan kritis untuk membina keintiman manusiawi dan koneksi emosi dengan orang-orang lain. Ketika seseorang menonton pornografi mereka menciptakan hubungan intim dengan dunia palsu, buatan dan dapat kehilangan kemampuan untuk membina hubungan dengan orang-oragn yang nyata.

  • 2. Seks tanpa keintiman

  • Pornografi adalah seks yang digunakan untuk alasan yang salah. Karena itu adalah seks tanpa kedekatan emosi, kedambaan yang didasarnya tidak terpuaskan. Si penonton mulai berpikir apa yang salah dengan hubungan mereka dan merasa kesal atau depresi. Akhirnya mereka memiliki perasaan kosong dan terkucil dari orang-orang di sekitarnya.

  • 3. Perasaan tidak puas

  • Sementara pemakaian pornografi mungkin berakibat gairah yang tinggi sesaat, rasa rendah diri dan kesepian yang dalam. Pada akhirnya hal itu menciptakan jurang emosi yang dalam pada hubungan pasutri. Karena dunia pronografi adalah palsu dan tidak dapat memuaskan kebutuhan emosi yang intim, kebutuhan dasar ini tetap tidak terpenuhi, membuat orang makin mengharapkan kian banyak.

  • 4. Membuat orang kecanduan

  • Studi menunjukkan bahwa fungsi otak sesungguhnya berubah pada diri seseorang yang mengalami kecanduan - dan perubahan itu sama pada semua pecandu: alkohol, narkoba, atau pornografi. Karena pemakaian pornografi dapat menjadi kecanduan yang sesungguhnya, para penggunanya sulit untuk mampu berhenti dengan keinginannya sendiri. Pecandu pornografi harus mengalami kesulitan yang sama untuk sembuh seperti juga pecandu narkoba.

  • 5. Tidak memuaskan

  • Pecandu pornografi merasakan kesenangan dan melarikan diri dari martabat yang rendah, kecemasan, kebosanan dan frustrasi yang mengakibatkan kecanduan. Ketika desakan rasa senang menghilang, perasaan si pecandu berusaha melarikan diri dari keinginan yang lebih kuat dari sebelumnya dan mereka terdorong untuk mengulang siklusnya. Dengan berlalunya waktu, zat kimia di otak mereka berubah dan kecanduan total terjadi.

  • Advertisement
  • 6. Pemalsuan besar

  • Mulanya Anda tertarik kepada pornografi karena hal-hal positif yang Anda rasakan. ("Saya menyukai gairah yang meluap," "Inilah cara pengisi waktu kesukaan saya," "Saya merasa kesepian," "Ini upah bagi diri saya karena sudah melewati hari yang berat...") Pada akhirnya, hasilnya akan terbalik. ("Saya tidak bisa merasakan tanggapan emosi terhadap segalanya," "Tidak ada satu pun dalam hidup ini yang saya bisa nikmati." "Saya merasa terkucil dari dunia," "Tingkat kecemasan dan stres saya sangatlah tinggi.")

  • 7. Tiruan dari hal yang sebenarnya

  • Dengan pornografi, kita memakai seks sebagai ganti dari kasih sayang, keintiman, dan cinta. Seks tidak lagi merupakan sumber yang menyenangkan dari hubungan antara diri kita yang paling dalam dan pasangan hidup kita, hal itu menjadi komoditas yang dipakai untuk menghindari keintiman dan topeng yang diperlukan dan topeng yang semestinya dipenuhi melalui koneksi antar manusia.

  • 8. Selalu mendambakan

  • Karena dapat membuat kecanduan, Anda memiliki dorongan keinginan yang kuat untuk terus menerus mengonsumsi pornografi. Waktu yang dilewatkan untuk menonton pornografi dapat membahayakan pekerjaan, hubungan dan minat terhadap kegiatan yang sehat.

  • 9. Peningkatan

  • Lambat laun pornografi yang kita tontoni menjadi membosankan. Kita meningkat pada hal-hal yang semula kita anggap terlalu jauh atau salah sama sekali. Kita merasakan keinginan yang kian besar untuk melakukan sesuatu akan akan merusak reputasi dan hubungan pasutri.

  • 10. Kebenaran yang jujur

  • Pada hakekatnya, pornografi tidak akan memperkuat ego yang goncang, tidak akan memenuhi kekosongan yang ditinggalkan oleh masa kecil atau kesengsaraan karena ditinggalkan, tidak akan menyelamatkan hubungan yang goyah atau pernikahan yang retak dan tidak akan memuaskan. Sesungguhnya, hal itu malah akan memperkuat luka emosi yang besar dari luka di masa lalu dan menggoyahkan kemampuan Anda untuk memenuhi kebutuhan emosi Anda yang utama, merusak kemampuan Anda untuk memiliki hubungan yang sehat dan membuat Anda tidak mampu menanggapi kebutuhan seks dan emosi pasangan.

  • Diterjemahkan dan disadur oleh Irma Shalimar dari karya Ann Tolley 10 toxic side effects of pornography use.

Bantu kami menyebarkan

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

10 dampak beracun dari pornografi

Beberapa beralasan, mengonsumsi pornografi dilakukan sebagai rekreasi dalam hubungan. Namun tahukah Anda, bukan masalah benar atau salah, pornografi adalah racun dalam hubungan Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr